preloader

Berinvestasi Dalam DirimuBlog

Sering kali kita mencari kesempatan untuk meraup untung cepat, mencari kesempatan berbisnis, jual beli properti, bahkan sampai berjudi. Beberapa orang tanpa pengetahuan ekonomi yang mencukupi, memonitor harga saham dan emas terkini setiap hari.

post-thumb

BY Admin / ON May 15, 2016

Sering kali kita mencari kesempatan untuk meraup untung cepat, mencari kesempatan berbisnis, jual beli properti, bahkan sampai berjudi. Beberapa orang tanpa pengetahuan ekonomi yang mencukupi, memonitor harga saham dan emas terkini setiap hari. Ada juga mereka yang menghabiskan waktu membandingkan bank mana yang memberikan bunga tertinggi. Mereka melakukan hal-hal ini dengan alasan berinvestasi. Sebelum teman-teman melangkah ke arah yang salah, alangkah baiknya apabila kita bisa melihat kondisi kita terlebih dahulu sebelum berinvestasi salah.

Mungkin pertanyaan-pertanyaan dibawah ini bisa direfleksikan sejenak: 1. Apakah saya puas akan situasi saya saat ini?
2. Apakah saya memahami sistem ekonomi, istilah ekonomi dan membaca buku-buku investasi? 3. Sudahkah saya berpenghasilan yang berkecukupan, sehingga bisa menabung secara rutin? 4. Apakah saya bisa mengontrol pengeluaran rumah tangga saya?

Nah, kalau kita bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas dengan jawaban ya, maka kita memang siap untuk berinvestasi uang tabungan kita. Kalau tidak, maka inilah saatnya kita memulai berinvestasi di dalam diri terlebih dahulu.

Berikut ini saran dari Warren Buffett mengenai investasi:

Generally speaking, investing in yourself is the best thing you can do. Anything that improves your own talents; nobody can tax it or take it away from you. They can run up huge deficits and the dollar can become worth far less. You can have all kinds of things happen. But if you’ve got talent yourself, and you’ve maximized your talent, you’ve got a tremendous asset that can return ten-fold. Warren Buffett

Singkat kata dalam bahasa Indonesia:

Secara umum, investasi dalam diri sendiri adalah hal terbaik yang dapat Anda lakukan. Apa pun yang meningkatkan bakat Anda sendiri; tidak ada yang bisa menarik pajak atau mengambilnya dari Anda.

Bicara emang gampang… lalu bagaimana kita bisa berinvestasi dalam diri sendiri?

Berikut 10 tips berinvestasi dalam diri kita:

  1. Luangkan waktu kosong untuk diri sendiri. Ini adalah syarat utama untuk berinvestasi dalam diri kita sendiri, yaitu dengan merefleksikan diri dan mendengar kata hati kita.
  2. Cek mindset (pola pikir). Hilangkan pikiran kaya cepat dan tanpa bekerja!
  3. Memulai membaca buku yang bermutu (buku pelajaran, buku pengembangan diri, buku teknik, maupun buku investasi). Disini kamu tidak harus selalu membeli buku baru. Kamu bisa meminjam buku dari teman, dr perpustakaan, atau online PDF, bahkan membaca di toko buku pun bisa menjadi opsi. Banyak buku-buku ekonomi berkualitas dalam bahasa Inggris. Oleh karena itu, paksa dirimu untuk membaca buku berbahasa Inggris.
  4. Kamu seorang pelajar atau mahasiswa? Jika iya, berkonsentrasilah di pelajaran sekolah dan ujian akhirmu. Ingat, ijasah dan networking yang bagus adalah salah satu investasi terbesar dalam hidupmu. Jika tidak, belajar keterampilan yang dicari perusahaan atau banyak orang.
  5. Cari tau bakat dan potensi dalam dirimu dengan enciptakan sesuatu. Cari aktivitas membuat sesuatu (atau proyek do-it-yourself) yang sesuai dengan minat. Mencari bakat dan potensi tidak terjadi dalam semalam maupun dalam sebulan.
  6. Mengembangkan dan memperdalam ilmu yang kamu punya, seperti: keterampilan programming, menulis blog, memperbaiki sesuatu, dan lain-lain. Cari training, workshop dan seminar yang bermutu dan yang ada hubungannya dengan minat kamu. Juga dengan membaca buku (point kedua).
  7. “thinking out of the box” (berpikir diluar kotak): lakukan sesuatu yang belum pernah kamu lakukan sebelumnya, misalnya:
    • jalan-jalan ke luar kota, keluar negeri atau blusukan ke kampung di kotamu.
    • belajar keterampilan baru, bahasa baru.
    • kuliah ke luar negeri, cari teman baru
  8. Berolahraga dan makan makanan bergizi dan sehat. Ingat kesehatan juga salah satu modal terpenting kita.
  9. Bersosialisasi dengan teman yang mendukung kamu.
  10. Lakukan point-point diatas sebagai kebiasaan dan rutinitas

Kesimpulan

Sebelum menghabiskan pikiran dan waktu untuk menginvestasikan uang kita, alangkah baiknya apabila kita memikirkan keadaan finansial kita saat ini. Jikalau uang untuk makan saja susah, atau uang sisa per bulan yang bisa ditabung sangatlah tidak tentu. Maka lebih baik luangkan waktu dan uang yang ada untuk berinvestasi dalam dirimu sendiri. Renungkan dan mulailah dengan tips pertama diatas. Lakukan tips diatas sebagai kebiasaan sehari-hari dan tidak mengharapkan kaya cepat.

Share:
comments powered by Disqus

Berlangganan
buletin