preloader

4 Alasan mengapa saya menabungBlog

Menabung itu tidak segampang yang kita pikirkan.

post-thumb

BY Yongkie / ON Jul 17, 2016

Jika Anda memperhatikan teman-teman disekitar Anda, mungkin Anda juga berpikir sama seperti saya: >“Menabung itu tidak segampang yang kita pikirkan.”

Jika kita berbicara tentang tema menabung, kita akan disindir ataupun dipandang kurang pintar. Masyarakat dimanjakan dengan pola pikir, “ngapain bayar cash, kalau bisa mencicil dengan bunga 0%“. Yang pada akhirnya uang kita habis untuk bayar cicilan berbagai macam barang. Okay, disini saya menekankan lebih ke mereka yang telah mempunyai penghasilan yang cukup. Apabila ada diantara pembaca yang merasa tidak bisa menabung karena penghasilan yang sangat kurang. Saya sarankan untuk memulai berinvestasi dalam diri sendiri.

Dengan perhitungan pembukuan di Google Spreadsheet/Excel saya berusaha memperhatikan pemasukan dan pengeluaran per bulan. Setelah saya bercerita kepada beberapa teman-teman dan saudara-saudara saya, saya menyadari hanya sedikit dari mereka yang tertarik untuk memantau pengeluaran dan tabungan mereka. Bahkan beberapa hanya berpatokan pada angka nilai saldo di bank. Selama angka di buku tabungan masih positif, ya sudah hajar saja kalau mau beli sesuatu.

Kegiatan menabung itu sangat berhubungan dengan keadaan mental dan psikologi. Sebagai contoh apabila saya sangat stres di kantor, maka saya akan melampiaskan emosi dengan membeli makanan yang lezat yang mahal. Apabila kita tidak puas dengan kehidupan sehari-hari, kita akan selalu mencari pelarian yang akan memberikan kita kebahagiaan sejenak. Pelarian ini umumnya tidaklah murah. Untuk menguatkan mental menabung, saya memerlukan alasan yang kuat untuk tetap bertahan. Saat ini 4 alasan ini cukup menopang mental menabung saya:

  1. Untuk mewujudkan impian tidak biasa saya tanpa harus meminjam uang ataupun berhutang.
  2. Untuk mempunyai modal untuk berinvestasi.
  3. Effekt eksponensial “bunga berbunga” (atau compound interest ) dalam jangka panjang. Cek video ini.
  4. Sebagai cadangan dan persiapan masa depan yang tidak tentu (seperti simpanan hari tua dan pengeluaran darurat)

Kesimpulan

Menabung bagi saya adalah bagian dari lifesytle. Menabung juga bukan tujuan hidupku, melainkan batu loncatan untuk mencapai hal yang lebih besar. Menabung menjadikan saya untuk menghargai dan mensyukuri pendapatan hasil kerja saya saat ini dan waktu yang terbuang untuk bekerja. Hanya menabung saja tidak akan menjadikan kita orang kaya raya karena inflasi selalu mendampingi hidup kita :fa-smile:. 4 alasan pribadi diatas sangat membantu saya untuk selalu menabung.

P.S.: Anda bisa berbagi alasan lain yang membantu anda untuk menabung. Hayoo, selain makan makanan enak, apa yang Anda lakukan apabila menghadapi stress? Mungkin Anda bisa menuliskan kommentar di bawah ini.

Share:
comments powered by Disqus

Berlangganan
buletin