preloader

Investasi Pasif dengan Index Funds (4): PenerapanBlog

Di seri ke empat ini, saya akan menjabarkan bagaimana kita bisa mulai berinvestasi.

post-thumb

BY Yongkie / ON Nov 12, 2016

Di seri ke empat ini, saya akan menjabarkan bagaimana kita bisa mulai berinvestasi. Pada dasarnya kita memulai dari mencari broker, cari tahu produk finansial yang ditawarkan, bertanya ke customer service, dan mengirim lamaran aplikasi pembukaan akun. Berdasarkan dari lokasi broker, saya akan memisahkan artikel ini menjadi dua, yaitu broker dalam negeri dan broker luar negeri.

Broker dalam negeri

Di bagian ini, saya akan mengulas bagaimana kita sebagai warga negara Indonesia bisa berinvestasi dengan membuka broker akun di Indonesia. Sebagai nasabah lokal yang berdomisili di Indonesia, pilihan untuk berinvestasi pasif di index funds untuk saat penulisan artikel ini tidaklah mudah. Setelah saya menghubungi dan mendatangi langsung beberapa bank di Indonesia, tidak ada satupun yang menawarkan produk ETF ataupun reksadana index yang diolah secara pasif. Beberapa bahkan sama sekali tidak menawarkan fasilitas sekuritas (pembelian saham dan reksadana). Seperti yang telah dibahas di artikel sebelumnya, hanya produk ETF LQ-45, ETF IDX30 dan ETF JII yang bisa dibeli melalui broker lokal di Indonesia. Adapun broker-broker lokal yang dapat menawarkan produkt tersebut adalah:

  1. Indo Premier Securities - IPODFUND (ETF LQ-45, ETF IDX30 dan ETF JII)
  2. Danareksa Sekuritas (ETF JII)
  3. MNC Securities (ETF LQ-45, ETF IDX30)

Ketiga broker diatas menawarkan fasilitas pembelian secara online (online trading). Syarat utama dari pembukaan akun di ketiga broker diatas adalah: 1. nomer NPWP dan 2. rekening bank di Indonesia. Anda bisa mengisi formular yang tersedia secara online di website masing-masing broker ataupun mendatangi kantornya secara langsung. Cek ulang ketentuan-ketentuan yang berlaku di setiap broker.

Sayangnya, sampai saat ini apabila kita membuka akun di broker di Indonesia, kita tidak mempunyai akses untuk melakukan pembelian saham perusahaan asing, index funds dan ETF index internasional. Hal ini mempengaruhi portfolio investasi, dimana apabila kita hanya mempunyai portfolio dalam negeri maka portfolio investasi kita mempunyai tingkat resiko yang lumayan tinggi dibandingkan portfolio international. MEskipun demikian, portfolio dengan 100% ETF indeks Indonesia tetap mempunyai tingkat resiko yang lebih kecil dan biaya yang lebih rendah dibandingkan pembelian saham perusahaan Indonesia secara individual.

Broker Luar Negeri

Berhubung terbatasnya penawaran produk ETF yang hanya mencakup indeks Indonesia, ada baiknya apabila Anda juga bisa membeli indeks internasional. Saat ini, untuk membeli ETF indeks internasional terdapat dua jalan, yaitu membuka akun di luar negeri secara pribadi atau jalur online broker internasional. Untuk itu, sangat disarankan apabila Anda bisa berbahasa Inggris dan mengerti istilah perbankan Inggris. Jika belum, maka mulailah untuk belajar secara bertahap.

Pembukaan akun secara pribadi

Apabila Anda berdomisili di luar Indonesia, maka Anda bisa mencari tahu ke bank-bank di negara Anda. Untuk mereka yang berdomisili di Indonesia dan memungkinkan untuk terbang atau berlayar :) ke luar negeri, maka jalur ini yang bisa saya bagikan dengan Anda:

Singapore

Singapore merupakan salah satu negara finasial terbesar di dunia. Maka janganlah heran kalau Anda bisa mempunyai akses internasional disana. Salah satu jalur yang saya ketahui adalah dengan mendatangi broker DBS Vickers Securities di 12 Marina Boulevard, Level 3, Marina bay Financial Centre Tower 3,Singapore 018982. Anda perlu membawa dokumen-dokumen dibawah ini: * Pasport * KTP (identification card) * Ijin kerja atau kartu pegawai atau kartu pelajar di Singapura atau di Indonesia (kalau Anda punya). * Keterangan bank mengenai kesehatan finansial (recent bank statement with Name & Residential address printed).

Anda bisa menghubungi pihak broker terlebih dahulu untuk mengklarifikasi syarat-syarat diatas.

Jerman

Berhubung saya sendiri telah 12 tahun lebih tinggal di Jerman, di bagian ini saya akan membagikan pengalaman saya di Jerman.

Untuk berinvestasi di Jerman, Anda tinggal melamar membuka akun “Depot” ke bank Anda. “Depot” merupakan rekening tabungan terpisah untuk semua produk investasi di pasar saham (saham, ETF, reksadana/funds, dll). Setelah perbandingan saya saat ini, saya membuka akun di Comdirekt Bank dan ING-DiBa. Comdirekt Bank mempunyai banyak fasilitas yang mendukung saya dibandingkan bank-bank lain, seperti tidak ada biaya bulanan untuk “Depot” dan tabungan biasa, kartu kredit gratis dengan penarikan tunai di seluruh dunia secara gratis, dan website yang sangat luar biasa bagus.

Alternativ lain setelah membuka beberapa aku di bank lain adalah: DKB Bank, Consors Bank atau Onvista Bank. Apabila Anda juga tinggal di Jerman dan ingin melihat perbandingan yang lebih detail, Anda bisa mencari perbandingan informasi di sini.

Di Jerman atau di Eropa, kita bisa membeli produk ETF dari iShare, Lyxor ataupun COMSTAGE yang menawarkan biaya yang sangat rendah (di bawah 1% per tahun)

USA

Bagi mereka yang tinggal di USA, Anda bisa membuka akun broker di bank pribadi Anda. Alternatif lainnya adalah Vanguard atau Betterment. Informasi alternatif ini saya dapat setelah membaca beberapa blog dari Amerika seperti di blog ini:

Menurut blog-blog investasi di Amerika, Vanguard menawarkan investasi dengan biaya termurah dan sangat terpercaya. Disini Anda juga mempunyai kesempatan untuk berinvestasi di indeks Amerika seperti S&P500 atau Vanguard Total Stock Market Index Fund. Untuk menghindari kebingungan, Vanguard menawarkan produk index fund internal dan juga ETF. Masih bingung dengan perbedaan index funds dan ETF? Baca artikel seri 1: PEngenalan.

Online Broker Internasional

Updated 01.05.2017:

Menurut pencarian saya, berikut adalah beberapa kemungkinan untuk membuka akun di broker internasional secara online yang bisa menerima nasabah dari Indonesia:

  1. Interactive Brokers merupakan broker online terbesar di dunia yang menawarkan biaya transaksi terkecil ( min. 1 USD, max. 0,5% dari jumlah transkasi).
  2. TradeStation menawarkan akun dengan minimal dana awal 500 USD.
  3. ChoiceTrade menawarkan akun investasi dengan dana awal 0 USD. 43 Just2Trade menawarkan akun dengan modal investasi minimal 2.500 USD

Artikel mengenai tabel perbandingan broker internasional bisa dilihat disini.

Kesimpulan

If you can’t fly then run, if you can’t run then walk, if you can’t walk then crawl, but whatever you do you have to keep moving forward. Martin Luther King Jr.

Di artikel ini telah saya jabarkan beberapa jalur untuk mendapatkan akses indeks ETF internasional. Secara singkat, apabila Anda masih belum mengerti istilah perbankan dalam bahasa Inggris, maka lebih baik Anda membuka akun di broker Indonesia. Jika Anda mengerti istilah perbankan dalam bahasa Inggris, maka opsi untuk membuka akun internasional adalah jalan terbaik untuk berinvestasi pasif di bursa saham internasional dengan ETF. Mengapa bahasa Inggris sangat penting? Dikarenakan jika terjadi sesuatu, maka Anda tidak akan kesulitan untuk menghubungi broker Anda. Memulailah dengan investasi kecil di 1 atau 2 produk reksadana pasif atau ETF.

Ke depan saya berharap broker-broker di Indonesia bisa memberikan fasilitas untuk melakukan transaksi reksadana pasif atau ETF internasional. Ingat, setelah Anda membuka akun di suatu broker, jangan lupa membaca ulang artikel-artikel sebelumnya mengenai strategi, alokasi aset dan 5 prinsip dasar investasi pasif!

Anda bisa bertanya, berbagi informasi terbaru, ataupun pengalaman membuka akun di broker lokal ataupun internasional dengan menulis kommentar di bawah.


** Informasi broker diatas bisa berubah sewaktu-waktu dan saya tidak bertanggung jawab atas perubahan isi website dari link-link external yang disebut diatas.

Share:
comments powered by Disqus

Berlangganan
buletin