preloader

Pelaporan SPT Online bagi WNI di Luar NegeriBlog

Tahun lalu saya mengurus pembuatan NPWP. Walaupun saya bukan subjek wajib pajak (dikarenakan saya tinggal dan bekerja di luar negeri), saya ingin mempunyai NPWP karena saya tidak ingin dipersulit dan mempersulit diri dalam berinvestasi di Indonesia.

post-thumb

BY Yongkie / ON Apr 09, 2017

Tahun lalu saya mengurus pembuatan NPWP. Walaupun saya bukan subjek wajib pajak (dikarenakan saya tinggal dan bekerja di luar negeri), saya ingin mempunyai NPWP karena saya tidak ingin dipersulit dan mempersulit diri dalam berinvestasi di Indonesia. Berdasarkan Pasal 2 ayat (3) UU PPh, kriteria subjek pajak dalam negeri adalah sebagai berikut :

Orang prbadi yang bertempat tinggal di Indonesia, orang pribadi yang berada di Indonesia lebih dari 183 (seratus delapan puluh tiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan, atau orang pribadi yang dalam suatu tahun pajak berada di Indonesia dan mempunyai niat untuk bertempat tinggal di Indonesia; Pasal 2 ayat (3) UU PPh

Pemilik NPWP wajib lapor setiap tahun paling lambat sampai akhir bulan Maret, tepatnya 31 Maret. Akan tetapi di tahun 2017 ini, Ditjen Pajak memundurkan batas laporan ini sampai tanggal 21 April 2017. Bagi WNI yang tinggal lebih dari 183 hari di luar negeri, kita tidak perlu membayar pajak di Indonesia. Akan tetapi kita bisa melaporkan harta kita.

Berikut saya ingin merangkum pelaporan SPT secara online bagi WNI yang saat ini tinggal di luar negeri.

Syarat untuk melapor SPT secara online: 1. Nomer NPWP 2. Nomer EFIN, apabila Anda belum pernah memohon nomer EFIN, maka Anda bisa mengurus di kantor pajak di kota Anda. Jika Anda di luar negeri, Anda bisa meminta tolong saudara Anda di Indonesia dengan memberitahukan no NPWP Anda. 3. Koneksi internet :fa-smile-wink:

Ada tiga cara pelaporan pajak secara online di https://djponline.pajak.go.id, yaitu: 1. dengan panduan 2. dengan mengisi formulir 3. dengan mengupload data di CSV file

Setelah saya mencoba cara pertama dengan panduan, saya tidak dapat mengirim laporan saya apabila pendapatan saya nihil. Setelah bertanya ke kantor pajak, saat artikel ini ditulis saya bisa melapor melalui cara ke tiga, yaitu dengan membuat CSV fila dan menguploadnya di website DJP online. Langkah-langkah pelaporan SPT dengan CSV file adalah sebagai berikut:

Sesi Persiapan 1. Lakukan registrasi pertama kali dengan nomer EFIN di https://djponline.pajak.go.id/registrasi 2. Anda akan menerima email dengan aktifasi link. Buka email anda dan klik aktivasi link yang Anda terima 3. Download applikasi eSPT versi 1.5 di http://pajak.go.id/content/aplikasi/17399/aplikasi-e-spt-pph-op-2016-ver15, klik 4 files yang mempunyai format .rar 4. extract atau unzip e-SPT PPh OP 2016 v1.5.part1_.rar 5. Jalankan instalasi di folder Setup1.5/setup.exe. Setelah berhasil Anda bisa melihat shortcut baru di desktop Anda bernama e-SPT Tahunan PPh Orang Pribadi. 6. Setelah selesai installasi, jalankan patch (pembetulan) di folder Patch1.5/Patch.exe.

Sesi Pembuatan eSPT 7. Jalankan applikasi eSPT e-SPT Tahunan PPh Orang Pribadi yang telah Anda install. 8. Buat database baru dengan mengklik Menu -> Koneksi Database (atau menekan Ctrl+D) 9. Pilih database kosong dari tempat instalasi applikasi (sbg contoh C:\Program Files\DJP\e-SPT Tahunan PPh Orang Pribadi): file database kosong 10. Setelah itu masukan password “123” dengan username tetap “Administrator”:

11. Isi nomer NPWP, Nama, Pekerjaan Anda dan pilih “Pencatatan” sebagai cara perhitungan:

12. Buat SPT baru dengan mengklik menu atas: Surat Pemberitahuan (SPT) -> Buat SPR baru

13. Pilih 1770 S dan tahun laporan, dalam hal ini 2016:

14. Sebagai WNI yang bekerja di luar negeri normalnya kita tidak perlu mengisi Lampiran 1. Jadi langsung saja buka lampiran 2 di tab Bagian B. Disini kita bisa melaporkan harta Anda dalam mata uang Rupiah. Perlu dingat disini kita melaporkan nilai tertanggal 31 Desember di tahun pajak. Sebagai patokan harga kurs mata uang asing Anda bisa melihat kurs di Bank Indonesia. Nilai kurs yang menjadi dasar adalah kurs tengah yaitu: (kurs jual + kurs beli)/2. Berikut ini contoh pelaporan harta yang berupa uang tunai dan reksadana/index funds:

15. Setalah selesai menjabarkan harta, saya perlu mengekspor data ini sebagai CVS:

16. Klik tombol “Simpan ke file” dan perhatikan dimana Anda menyimpan file tersebut:

17. Selamat Anda telah berhasil mengenerasi CVS file untuk eFilling

Upload CVS di eFilling 18. Buka website DJPonline di https://djponline.pajak.go.id/account/login, Login dengan NPWP dan password Anda 19. Klik tombol “eFilling” di kanan atas, lalu pilih tombol “Buat SPT”. 20. Setelah itu pilih jawaban pertanyaan sebagai berikut (ingat untuk memilih “Dengan upload SPT” pada pertanyaan terakhir:

21. Setelah itu Anda bisa mengupload CVS file Anda. Jika semua beres Anda akan mendapatkan Email kode verifikasi dengan subjek pesan “[e-Filing] Bukti Penerimaan Elektronik” dari efilling@pajak.go.id. Selamat dengan ini Anda telah melaporkan harta Anda ke Ditjen Pajak Indonesia

Kesimpulan

Mengurus pelaporan pajak masih sangat rumit untuk WNI yang berkerja dan tinggal di luar negeri. Sampai saat ini Pihak Ditjen Pajak telah berusaha menyediakan fasilitas yang ada. Akan tetapi fasilitas software yang tersedia masih sangat minimalis dikarenakan: 1. DJPOnline tidak menyediakan penjelasan bagaimana WNI di luar negeri melaporkan SPT. 2. Tidak ada dokumentasi penggunaan software e-SPT 3. Software yang masih primitiv, berikut ini hal-hal untuk perbaikan di versi selanjutnya: * penggunaan patch.exe yang terpisah * tidak ada menu help untul melihat versi software * membuat database baru tidak melalui Menu -> New atau buat database baru. 4. Sementara ini wajib pajak di luar negeri tidak bisa melaporkan pendapatan dan pajak yang dipotong di luar negeri melalui eFilling. Akan tetapi kita bisa melaporkan harta kita.

Saya harap langkah-langkah diatas bisa mempermudah para expatriat WNI untuk melaporkan pajak dan harta. Ingat pelaporan pajak adalah bentuk kewajiban kita dalam membangun negara Indonesia. Dengan ini kita bisa membantu dan mendukung program pemerintahan Presiden Jokowi. Ingat Anda saya sarankan untuk menyesuaikan pelaporan Anda. Apabila ada kesalahan dengan pelaporan pajak Anda, saya tidak ikut bertanggung jawab.

Apabila ada perubahan, ketidakjelasan atau kesalahan yang Anda temukan di dalam penjelasan diatas, Anda bisa menuliskan komentar atau mengirim pesan melalui halaman kontak.

Share:
comments powered by Disqus

Berlangganan
buletin