preloader

Cryptocurrency, Bitcoin, dan ICOBlog

Bitcoin terus menembus harga record setiap bulan. Banyak orang di seluruh dunia membicarakan Bitcoin.

post-thumb

BY Yongkie / ON Nov 30, 2017

Tanggal 28 November 2018, harga per 1 Bitcoin menembus 10.000 US Dollar. Mari kita melihat grafik harga Bitcoin dibawah ini:

grafik bitcoin

Bitcoin terus menembus harga record setiap bulan. Banyak orang di seluruh dunia membicarakan Bitcoin. Dengan melihat grafik diatas, maka setiap orang pasti ingin juga mendapatkan keuntungan. Akan tetapi masih banyak juga orang yang tidak mengetahui apa itu Bitcoin dan sistem harga pasar. Hal ini sangat riskan dan berbahaya untuk setiap individuyang ingin “berinvestasi” maupun berspekulasi. Ditambah lagi akhir-akhir ini kita malah ketambahan istilah baru, yaitu ICO (Initial Coin Offering), yang beredar di masyarakat.

Kali ini saya ingin mengulas singkat mengenai cryptocurrency, Bitcoin, dan juga ICO untuk memberikan pengertian dan gambaran kepada pembaca yang masih belum atau berusaha mengerti. Sejak awal bulan Maret tahun ini saya mulai mempelajari dan mengikuti secara pasif perkembangan Bitcoin. Sebelum itu mari kita berusaha mengerti terlebih dahulu istilah cryptocurrency.

Cryptocurrency

Cryptocurrency adalah gabungan dari kata crypto dan currency.

  • crypto berasal dari istilah cryptography yang artinya adalah teknik ilmu persandian untuk mengirim pesan komunikasi dari satu tempat ke tempat lain. Bayangkan Anda ingin mengirim surat atau pesan rahasia ke teman terdekat Anda. Anda tahu bahwa hanya membungkus surat Anda di dalam amplop tidaklah cukup untuk menjamin bahwa tidak ada orang lain yang bisa mencuri dan membuka surat rahasia Anda. Di dunia digital saat ini, teknik cryptography dipakai untuk menjamin bahwa komunikasi yang terjadi di internet diubah menjadi kata-kata sandi sehingga orang ketiga tidak bisa menyadap. Selain itu, teknik ini juga dipakai untuk mengubah sebuah objek digital (seperti foto digital atau berkas komputer / file) sehingga objekt tersebut tidak bisa dibuka oleh orang lain tanpa kata kunci dari pemiliknya.
  • currency berarti mata uang dalam bahasa inggris. Mata uang adalah alat atau objek untuk membeli barang. Ingat, jaman dahulu sebelum uang kertas, manusia menggunakan batu mulia dan emas. Dengan kemajuan internet, mata uang kertas perlahan menjadi uang digital atau uang virtual, dimana transaksi pertukaran uang langsung terjadi antar alat komputer. Contoh dari mata uang digital adalah penggunaan kartu kredit dan online banking (contohnya “klik BCA”). Dalam hal ini uang kertas di suatu negara (contohnya Rupiah) bisa direpresentasikan sebagai uang digital dan sebaliknya. Mata uang yang kita kenal saat (Rupiah, USD, Euro, Yuan, dll) ini bisa disebut sebagai mata uang konvensional atau uang fiat yang istilah Inggrisnya fiat money.

Jadi, arti singkat dari cryptocurrency adalah mata uang digital yang menggunakan teknik persandian. Bisa diterjemahkan di Indonesia sebagai “mata uang kripto”, tapi agak kurang keren :fa-smile-wink:. Loh, jadi apa bedanya dengan mata uang konvensional spt Rupiah, Euro, US Dollar, dll? Motivasi utama yang membedakan mata uang konvensional dengan contoh Rupiah dan cryptocurrency adalah desentralisasi. Akan tetapi, saat ini banyak bank dan institusi finansial yang ingin membuat crytocurrency sendiri sehingga tidak lagi desentral.

Mata uang konvensional (sentral) Cryptocurrency (desentral)
Dicetak atau dikeluarkan oleh sebuah bank negara Dikeluarkan oleh software di berbagai komputer setelah menyelesaikan masalah (menambang digital/mining)
Pengeluran uang diatur oleh pemerintah (regulasi) Pengeluaran uang tidak diatur oleh pemerintah tapi diatur oleh komunitas atau suatu kelompok pendiri
tidak menggunakan teknik persandian menggunakan teknik persandian untuk mengkonfirmasi transaksi
uang bisa dicetak tanpa batas (di Amerika sejak 1971) terbatas
Nilai mata uang diatur oleh pemerintah nilai tergantung dari permintaan
Transaksi melalui bank atau pihak ketiga transaksi langsung tanpa pihak ketiga
Dikenakan biaya transfer dan biaya bulanan di bank biaya transfer yang sangat kecil dan bisa disimpan sendiri tanpa biaya

Sama halnya menambang emas dalam bahasa Inggris yang diterjemahkan sebagai mining gold. Istilah mining disini berarti menambang mata uang kripto dengan menjalankan suatu softare di komputer dengan bantuan prosessor kartu grafik (graphics processor unit / GPU).

Diatas saya membedakan mata uang krypto desentral dan sentral. Contoh mata uang kripto yang central adalah Ripple.

Bitcoin

Bitcoin (BTC) adalah mata uang kripto pertama yang tidak diatur oleh lembaga keuangan manapun. Bitcoin dipublikasikan pada tahun 2008 oleh Satoshi Nakamoto (sumber Wikipedia). Publikasi aslinya bisa dibaca di paper ini dalam bahasa Inggris. Satoshi Nakamoto sendiri adalah nama samaran dan sampai sekarang tidak ada yang tahu identitas sebenarnya. Tidak ada manager, CEO, ataupun president yang mengatur Bitcoin. Tapi perkumpulan dari orang-orang yang melakukan mining ditentukan dari komunitas programmer Bitcoin. Bitcoin bisa digunakan sebagai alat pembayaran online dan offline. Walaupun tempat-tempat yang menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran masih terbatas.

Selain Bitcoin saat ini total ada sekitar 1100 mata uang kripto yang telah dikeluarkan. Tahun 2017 ini, Bitcoin telah 2 kali mengalami duplikasi (atau fork). Duplikatnya adalah Bitcoin Cash (BTC) dan Bitcoin Gold (BTG). Saya pribadi lebih condong ke Bitcoin, apabila saya ada uang sisa untuk cryptocurrency. Berikut alasan utama mengapa Bitcoin adalah pilihan pertama meskipun hargnya sudah mencapai 10.000 USD:

  1. Komunitas Bitcoin telah lama berdiri sejak tahun 2009 dan sangat kuat. Bandingkan dengan koin-koin yang baru muncul seperti Ethereum sejak 2013, Dash sejak 2014.
  2. Bitcoin adalah jembatan untuk membeli koin kripto lainnya. Di banyak bursa jual beli cryptocurrency, Bitcoin masih menjadi patokan dan mata uang untuk membeli koin-koin alternativ lainnya.
  3. Media massa umum masih lebih mengenal Bitcoin dan menulis berita mengenai Bitcoin daripada koin lainnya.

Saudara saya bertanya, selain Bitcoin, koin mana yang akan saya beli. Kalau saya dipaksa memilih koin lainnya dikarenakan saudara saya tidak berani membeli Bitcoin yang harganya sudah sangat tinggi maka berikut ini pilihan saya:

  1. IOTA (MIOTA) karena potensial kedepan masih sangat besar dikarenakan banyak perusahaan besar seperti ~Microsoft~, Bosch, Fujitsu, dll ingin menerapkan IOTA untuk Internet of Things. Tetapi saat ini konsep mereka masih sangat terlalu dini.
  2. Monero (XMR) karena kelebihan mata uang krypto ini adalah penggunaan algoritma anonimitas, dimana transaksi pembayaran sangat susah dilacak.
  3. Verge (XVG) menerapkan algoritma untuk privasi dan anonimitas yang sangat kuat.

Sementara ini, saya sendiri tetap lebih cenderung memilih Bitcoin untuk investasi pasif jangka panjang.

Lalu bagaimana cara membeli Bitcoin? Kita bisa membeli Bitcoin melalui teman atau bursa mata uang kripto seperti di:

Untuk memilih website portal bursa bitcoin kita bisa melihat di coinmarketcap.com Lalu pilih koin yang Anda mau beli, kemudian klik tabulasi Market seperti gambar dibawah ini:

bursa kripto

Untuk bitcoin.co.id, setiap transaksi dikenakan biaya transaksi pembelian sebesar 0,3 %.

Initial Coin Offering (ICO)

Istilah ICO ini meniru istilah IPO (Initial Public Offering) dimana suatu perusahaan (startup) masuk ke bursa efek untuk mengumpulan dana lebih dari masyarakat publik. Uang yang didapatkan dapat dimanfaatkan oleh perusahaan tersebut untuk ekspansi dan membiayai penelitian lebih lanjut. ICO dan IPO ini juga sama seperti crowdfunding, dimana seseorang berusaha mengumpulkan dana dengan berkampanye untuk suatu proyek pribadi yang akan dilakukan.

Jadi ICO adalah tahap dimana suatu perusahaan startup berusaha mengumpulkan uang untuk mengeluarkan mata uang kripto baru atau mengenalkan projek baru yang menggunakan mata uang kripto yang telah beredar. Apabila di IPO perushaan berusaha menarik investor, perusahaan yang melakukan kampanye ICO berusaha menarik fans cryptocurrency dengan imbalan coin baru. Apabila di IPO investor menaruh uang dengan imbalan saham, maka di ICO investor mendapatkan imbalan bernama token. Jika proces ICO tidak bisa mengumpulkan uang seperti yang diharapkan, maka investor biasanya akan mendapatkan uangnya kembali. Contoh dari proses ICO adalah proyek “Ethereum”.

Sayangnya, banyak sekali orang yang membayar uang untuk mendapatkan bagian dari ICO dengan harapan coin atau projek baru yang direncanakan ini akan mempunyai nilai yang melambung seperti Bitcoin atau Ethereum. Lain dari Ethereum, Bitcoin muncul tidak dari proses ICO. Apabila uang yang dikumpulkan mencapai target dan ternyata startup tersebut tidak bisa melaksanakan rencananya, maka nilai token yang didapat tidak ada nilainya dan investor tidak menerima ganti rugi.

Akhir-akhir ini saya melihat proses ICO masuk ke Indonesia dengan adanya seminar-seminar ICO dari suatu proyek baru, seperti trade.io dan utrust.io. Saya sendiri mendapat pesan seperti ini:

ICO message

Nah, saya menilai seminar ini sangat kritis dikarenakan pengetahuan masyarakat Indonesia masih sangat minimal mengenai cryptocurrency. Saya melihat aksi-aksi dan seminar ICO ini hanya untuk meraup uang dari masyarakat dengan iming-iming untung besar. Saya bisa menyarankan para ICO investor untuk berhati-hati dan berinvestasi apabila Anda benar-benar mengerti keuntungan dan realitas pelaksanaan projek yang direncanakan. Jika anda ingin ikut meraih keuntungan dari naiknya nilai Bitcoin, maka saya lebih menyarankan untuk membeli Bitcoin secara langsung daripada membeli token dari proces ICO.

Kesimpulan

“Never invest in a business you cannot understand! Risk comes from not knowing what you are doing.” ~ Warren Buffett.

Jangan biarkan diri Anda menjadi panik dikarenakan berita media yang heboh akan harga Bitcoin. Jangan percaya prediksi-prediksi yang beredar di media massa karena banyak pakar yang telah mengkoreksi prediksinya sendiri berkali-kali. Tidak ada salahnya untuk mencari-cari tahu terlebih dahulu sebelum membeli mata uang kripto. Produk cryptocurrency masih sangat berisiko tinggi. Nilai harga dari setiap mata uang ditentukan dari permintaan pasar tanpa intervensi dan regulasi dari pemerintah. Jadi tetaplah berkepala dingin. Berinvestasilah jika Anda mempunyai uang sisa yang mana Anda tidak menyesal bila kurs harga Bitcoin menjadi turun drastis.

Artikel ini mencerminkan pendapat saya mengenai mata uang kripto dan Bitcoin. Saya tidak ikut bertanggung jawab apabila Anda mengalami kerugian dalam bertransaksi mata uang kripto.


Updated 31.12.2017: Mencoret Microsoft, menambahkan Verge, dan menambahkan bursa litebit.eu Updated 13.01.2018: Menambah Binance di bursa uang kripto

Share:
comments powered by Disqus

Berlangganan
buletin